PUPR Provinsi NTT

Kadis PUPR NTT Sambut Wapres Gibran di Kota Kupang

Kadis PUPR NTT Sambut Wapres Gibran di Kota Kupang

KUPANG – Senin, 6 April 2026 siang, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendarat di Kota Kupang.

Kedatangan Wapres Gibran ini disambut oleh sejumlah pejabat daerah termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir Benyamin Nahak.

Beny Nahak hadir bersama para kepala dinas dari berbagai organisasi perangkat daerah di NTT untuk menyambut kunjungan Wapres yang membawa harapan baru bagi NTT ini.

Kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia di Kota Kupang bukan sekadar seremoni protokoler.

Ia menjadi penanda bahwa relasi antara pusat dan daerah terus dijaga dalam ritme yang tak boleh terputus.

Di wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, di mana pembangunan kerap diuji oleh jarak dan keterbatasan, kehadiran itu dibaca sebagai sinyal: Negara hadir, dan kerja-kerja pembangunan tetap berjalan.

Untuk diketahui, Wakil Presiden berkunjung ke Kota Kupang ini telah dijadwalkan sebelumnya untuk menghadiri Festival Pawai Paskah GMIT 2026.

Bagi pemerintah daerah, momentum ini lebih dari sekadar kunjungan kerja. Ia menjadi ruang konsolidasi lintas sektor, lintas kepentingan.

Para kepala OPD, termasuk Benyamin Nahak, membaca kehadiran ini sebagai peluang memperkuat koordinasi, mempercepat program, dan memastikan setiap rencana tak berhenti di atas kertas.

Di balik sambutan dan protokol, ada kerja panjang yang menanti untuk dituntaskan.

Pada akhirnya, kunjungan ini menyisakan satu pesan yang tak terucap secara langsung: pembangunan bukan hanya soal proyek, tetapi tentang kehadiran, perhatian, dan kesinambungan. Langkah Istana di Kota Kupang, pertanda bahwa harapan kembali dirajut pelan, namun pasti.*

Kadis PUPR NTT Dampingi Wakil Gubernur NTT Tinjau Langsung Jembatan Oelmasi 1 yang Ambruk

Kadis PUPR NTT Dampingi Wakil Gubernur NTT Tinjau Langsung Jembatan Oelmasi 1 yang Ambruk

OELAMASI – Kepala Dinas PUPR NTT, Ir Benyamin Nahak, MT., mendampingi Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma meninjau secara langsung Jembatan Oelamasi 1, Kabupaten Kupang yang ambruk Kamis (26/3/2026) siang.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan jembatan yang merupakan aset yang bersumber dari APBN itu, sehingga penanganannya dilakukan melalui koordinasi bersama pihak terkait yaitu Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Gubernur bersama kadis PUPR NTT dan jajaran juga turun langsung melihat lokasi jalan alternatif yang dibangun sebagai solusi sementara guna memastikan akses masyarakat tetap terjaga di jalur Trans Timor.

Sebagai langkah percepatan penanganan, pembangunan jalan alternatif ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu 3 hari, sesuai dengan kesepakatan bersama, sehingga dapat segera digunakan oleh masyarakat.

Pemerintah terus berupaya hadir dengan langkah cepat dan kolaboratif untuk menjaga konektivitas serta mendukung aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan lancar.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma menegaskan bahwa kondisi jembatan mengalami kerusakan parah dan tidak memungkinkan dilalui kendaraan. Ia menilai jalur Trans Timor merupakan akses vital yang harus segera dipulihkan.

“Ini jalur utama Pulau Timor yang menghubungkan Kupang dengan Soe, Kefa, Atambua, Malaka, bahkan hingga Timor Leste. Ini jalur yang sangat penting. Dalam keadaan seperti ini, negara harus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi NTT bersama instansi terkait bergerak cepat menyiapkan langkah penanganan darurat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembukaan jalur alternatif serta pembangunan jembatan sementara.

Kepala BPJN NTT, Janto, menjelaskan bahwa ambruknya jembatan diduga akibat pergeseran struktur pondasi. Saat ini, alat berat telah dikerahkan untuk penanganan awal.

“Kami menyiapkan pembukaan jalur alternatif dengan metode cross way di sisi jembatan, serta pembangunan jembatan darurat di sisi hilir. Kondisi tanah memungkinkan sehingga diharapkan dalam waktu dekat bisa difungsikan,” jelasnya.

Wakil Gubernur juga menyampaikan bahwa pembangunan jalur alternatif darurat ditargetkan dapat selesai dalam waktu 3 hingga 5 hari ke depan, sehingga akses transportasi dapat segera kembali normal.

Selain itu, ditemukan pula pipa air yang patah di lokasi kejadian yang berpotensi mengganggu distribusi air bersih ke wilayah sekitar dan sedang dalam penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan warga setempat dan anggota TNI, kerusakan jembatan mulai terlihat sejak Rabu (25/3) sore berupa retakan pada struktur. Kondisi terus memburuk hingga Kamis dini hari. Warga bersama aparat sempat membantu mengevakuasi sepeda motor dengan cara menggotong melewati retakan sebelum jembatan mengalami penurunan lebih parah.

Usai meninjau lokasi utama, Wakil Gubernur juga meninjau jalur alternatif sementara yang digunakan masyarakat melalui Desa Nunkurus, Kabupaten Kupang.

Jalur tersebut terpantau masih dapat dilalui, namun terbatas untuk kendaraan roda dua dan roda empat kecil karena harus melintasi jembatan kayu yang sudah tua.

Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Kabupaten Kupang dan Brigif 21 Komodo yang telah sigap membantu pengamanan lokasi serta pengaturan arus lalu lintas.

Untuk penanganan permanen, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan perencanaan ulang mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan akses darurat segera terbuka agar mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.*

PUPR NTT Tingkatkan Infrastruktur, Dukung Pariwisata Rote Ndao

PUPR NTT Tingkatkan Infrastruktur, Dukung Pariwisata Rote Ndao

KUPANG – Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Kepala Dinas PUPR NTT Benyamin Nahak serta sejumlah pimpinan OPD, beraudiens dengan CEO/Co-founder NIHI Sumba, James McBride.

Audiens yang digelar di ruangan Gubernur NTT, Selasa, 25 Maret 2026 itu membahas sejumlah persoalan strategis terkait pengembangan pariwisata premium di Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menerima kunjungan kerja CEO sekaligus co-founder Nihi Sumba, James McBride, di ruang kerjanya, hari ini.

Pertemuan itu membahas rencana ekspansi pariwisata premium ke Pulau Rote serta sejumlah kendala infrastruktur di Kabupaten Rote Ndao.

CEO Nihi Sumba James McBride dalam audiens itu memaparkan rencana pengembangan Nihi di Pulau Rote yang dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata kelas dunia, terutama dengan kekayaan panorama bahari yang eksotis.

“Pulau Rote tidak kalah dengan Sumba. Ini destinasi yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan sebagai wisata premium,” ujar James.

Ia juga menyoroti sejumlah kendala yang dihadapi di Rote Ndao, mulai dari infrastruktur hingga akses penerbangan.

“Infrastruktur dan akses jadi kendala meski potensinya besar, terutama terkait aksesibilitas menuju destinasi wisata di Pulau Rote,” jelas James.

Menurutnya, kondisi jalan yang belum memadai hingga minimnya transportasi umum dan penerbangan langsung ke Pulau Rote.

Selain itu, James mengungkapkan rencana pembangunan akademi perhotelan di Kabupaten Rote Ndao sebagai bagian dari investasi jangka panjang.

Ia berharap pemerintah dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar siap bersaing di sektor pariwisata, sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Ia juga berharap pertemuan dengan Gubernur NTT dapat mendorong dukungan pemerintah dalam mengatasi permasalahan di Rote Ndao.

Merespons pemaparan James McBride, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut baik rencana ekspansi Nihi dan memastikan pemerintah daerah siap mendukung pengembangan pariwisata di NTT.

Menurut Gubernur NTT, perbaikan infrastruktur, terutama akses jalan menuju lokasi wisata, akan segera diidentifikasi melalui dinas terkait.

“Untuk akses jalan menuju resor, akan kita identifikasi melalui Dinas PUPR agar bisa dianggarkan. Ini komitmen bersama untuk membangun pariwisata NTT,” ujar Gubernur NTT.

Karena itu, kehadiran Kepala Dinas PUPR bersama jajaran OPD menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pariwisata yang terintegrasi, khususnya dari sisi infrastruktur dan konektivitas wilayah.

Melalui Dinas PUPR, Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen untuk segera mengidentifikasi serta mempercepat penanganan infrastruktur strategis menuju kawasan pengembangan.

Langkah ini menjadi kunci dalam membuka akses sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tak hanya investasi, rencana pembangunan akademi perhotelan oleh NIHI Sumba juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, sehingga masyarakat dapat berperan sebagai pelaku utama dalam sektor pariwisata.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan Pulau Rote sebagai ikon baru pariwisata premium dunia yang inklusif dan berkelanjutan.(*)

Gubernur NTT Lantik dan Kukuhkan 35 Pejabat Eselon II, Benny Nahak Dikukuhkan Jadi Kadis PUPR NTT

Gubernur NTT Lantik dan Kukuhkan 35 Pejabat Eselon II, Benny Nahak Dikukuhkan Jadi Kadis PUPR NTT

KUPANG – Gubernur NTT Melki Laka Lena merotasi sebanyak 23 pejabat dan mengukuhkan 12 Pejabat Eselon II Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT.

Dari total 35 Pejabat Eselon II Pemprov NTT, Ir Benyamin Nahak, MT., dikukuhkan menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis PUPR) NTT.

Pelantikan dan pengukuhan pejabat eselon II Pemprov NTT itu digelar di Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT, Senin (16/3/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur NTT menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan serta upaya meningkatkan kinerja birokrasi agar pembangunan di Provinsi NTT berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Gubernur Melki Laka Lena juga mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta mampu menerjemahkan visi-misi pembangunan daerah melalui program-program prioritas pemerintah.

“Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama adalah jenderal lapangan dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah serta menjalankan tujuh pilar pembangunan NTT,” jelasnya.

Karena itu, Melki Laka Lena meminta agar program-program strategis seperti penguatan ekonomi lokal melalui OVOP, pengembangan pasar produk daerah melalui NTT Mart, serta Gerakan Beli NTT didorong dan dilaksanakan secara lebih maksimal.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja aparatur dalam mendukung pembangunan daerah, serta memperkuat komunikasi publik agar masyarakat dapat mengetahui berbagai capaian pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah.*

(source foto: IG @melkilakalena.official)

PUPR NTT Dukung Kesuksesan PON 2028

PUPR NTT Dukung Kesuksesan PON 2028

JAKARTA – Rombongan KONI Nusa Tenggara Timur telah melaksanakan rapat koordinasi bersama KONI Nusa Tenggara Barat, KONI DKI Jakarta, serta Ketua Umum KONI Pusat dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan PON Nusa Tenggara (Nusra) 2028.

Dalam kesepakatan bersama, Provinsi NTT akan menjadi tuan rumah untuk 22 cabang olahraga, NTB 26 cabang olahraga, dan DKI Jakarta 14 cabang olahraga.

Rapat ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Kepala Bapperida Provinsi NTT, serta jajaran terkait lainnya sebagai bentuk dukungan penuh Pemerintah Provinsi NTT terhadap suksesnya penyelenggaraan PON Nusra 2028.

Semoga seluruh tahapan persiapan ke depan berjalan lancar dan semakin matang, sehingga PON Nusra 2028 dapat terlaksana dengan sukses dan membanggakan.

Kepala Dinas PUPR NTT Benyamin Nahak menegaskan sebagai bagian dari Pemerintah Provinsi NTT, pihaknya siap mendukung PON Nusra 2028.

“Dinas PUPR NTT mensuport menyiapkan infrastruktur jalan dan lain sebagainya untuk menyukseskan PON Nusra 2028,” ujar Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana KONI NTT ini.(*)

Dinas PUPR NTT Teken MoU dengan Bank NTT, Dukung Finansial yang handal untuk Infrastruktur

Dinas PUPR NTT Teken MoU dengan Bank NTT, Dukung Finansial yang handal untuk Infrastruktur

KUPANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank NTT untuk mendukung berbagai program infrastruktur di NTT.

Penandatangan MoU itu dilakukan oleh Kepala Dinas PUPR NTT Ir. Benyamin Nahak, MT dan Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus dalam Costumer Gathering Bank NTT yang diselenggarakan di Aston Kupang Hotel, Kamis (12/2/2026) malam.

Kepala Dinas PUPR NTT Benyamin Nahak menjelaskan, kolaborasi ini menjadi langkah krusial untuk mengoptimalkan layanan informasi proyek pemerintah yang terintegrasi dengan layanan perbankan.

“Melalui akses data yang transparan dan dukungan finansial yang handal, kami berkomitmen memastikan setiap program infrastruktur di Nusa Tenggara Timur berjalan sukses, akuntabel, dan berkelanjutan,” tegas Benny Nahak.

Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus menegaskan bahwa penandatangan kerja sama tersebut bertujuan supaya para pelaku usaha khususnya di sektor jasa konstruksi dapat memanfaatkan berbagai skema kredit yang ditawarkan Bank NTT.

Apalagi, kata dia sektor infrastruktur merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat di wilayah NTT.

Gubernur NTT Melki Laka Lena yang menyaksikan acara itu melalui live streaming dari Maumere, Kabupaten Sikka berharap, Bank NTT melalui berbagai program kerja dan rencana bisnisnya dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pelaksanaan pembangunan di NTT.

Untuk itu, Melki Laka Lena mengajak semua elemen masyarakat termasuk para pengusaha lokal NTT untuk menjadi bagian dari Bank NTT. Dengan menjadi bagian dari Bank NTT tentunya kontribusi untuk masyarakat dan daerah menjadi nyata dan berdampak besar.*